#Celoteh Fathir : Edisi Mau Jadi Artis.

Celoteh Fathir malam ini.

Fathir : “Ayah Bunda… Aku mau nyanyi-nyanyi trus masuk kayak yang ada di iPad (Youtube maksudnya)”

Bunda : “Maksudnya apa mas Fathir?”

Fathir : “Itu loh Bunda.. Aku pingin kayak yang nyanyi aku adalah anak gembala.. (Tasya maksudnya)”

Bunda : “oooooh.. mas Fathir mau jadi penyanyi?”

Fathir : “Bukan bundaaaa…”

Bunda : “Trus apa dong.. Fathir mau jadi ARTIS?”

Fathir : “Hmm.. Ya.. Ya.. Aku mau jadi ARTIS!”

#kemudianhening

 

02 November – Satu Tahun Dek Gibran.

Full Team

Full Team

02 November 2014. Tepat sudah satu tahun anak yang kedua lahir. Gak kerasa banget. Dan memang anak saya yang satu ini agak berbeda karakternya dengan kakaknya.

Gibran dari sisi emosional lebih ekspresif, lebih gak sabaran dan agak emosian. Kalau udah ngambek dia bakal hentakkin kaki ke kasur sambil teriak-teriak gak jelas. Semoga nanti jadi orang yang berkemauan keras deh. 🙂

Kalo masalah makan, boleh dibilang Gibran lebih pemakan segala di banding mas-nya yang lebih milih-milih kalo urusan makan. Bayangin aja umur baru genap satu tahun udah bisa makan pempek, bisa makan pancake durian, makan simping, macem-macem pokoknya.

Memang seperti orang bijak bilang, setiap anak pasti memiliki keunikannya masing-masing tinggal orang tuanya aja yang berusaha sebaik mungkin ngarahin ke jalan yang benar.

Selamat hari lahir dek Gibran, selalu jadi anak sehat dan terus bikin ayah bunda bangga.

 

 

CEO : dari anak pertama dan olahraga

Sebuah penelitian di London dilakukan kepada 100 CEO secara acak, ternyata hasilnya cukup unik dan terkesan mengada-ada namun cukup menarik untuk sedikit diamati. Ternyata yang menjadi CEO saat ini yang dibutuhkan bukan semata kemampuan akademik yang menonjol tetapi lebih kepada kecakapan di bidang olah raga. 7 dari 10 dari mereka ternyata memiliki prestasi yang cukup gemilang di bidang olah raga ketimbang prestasi akademiknya.

Mereka yang cukup aktif bahkan berprestasi di olahraga akan mempengaruhi dalam pengembangan mindset untuk memiliki visi dan misi yang jelas dan juga mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan bekerja dalam tim untuk mencapai tujuan bersama.

Selain itu dari penelitian tersebut terlihat bahwa berdasarkan statistik 38% CEO yang disurvei merupakan anak pertama dan dilanjutkan 34% untuk anak terakhir di posisi kedua.

Hmm.. Kalau dilihat mungkin seorang anak pertama dalam keluarga biasanya dituntut untuk memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibanding adiknya. Sedangkan untuk anak terakhir biasanya mereka berusaha untuk berjuang untuk menunjukkan dominasi dan eksistensi dari kakaknya. Nilai-nilai itulah yang mungkin membentuk karakter seseorang sehingga mempengaruhinya dalam berkarir sehingga sukses dalam mengelola perusahaan.

lihat detail berita portalhr.com