Jangan takut buat gagal lagi (dan lagi..)

Success Rate 100% means you're not doing anything new.

Success Rate 100% means you’re not doing anything new.

Konon banyak perusahaan besar yang sangat memahami kegagalan karyawannya. Karena mereka beranggapan inovasi akan hadir dari setiap kegagalan yang ada.

Dengan success rate 100% berarti kita tidak melakukan sesuatu yang baru.

Tapi memang gak sedikit juga perusahaan yang tidak mau menerima kesalahan ataupun kegagalan karyawannya. Apalagi kegagalan yang kita lakukan memberikan financial impact yang cukup besar buat perusahaan. Trus apa yang harus kita lakukan sebagai karyawan kroco ini? Diam saja dan tidak berani melakukan sesuatu yang baru? atau tetap mencoba memberikan inovasi-inovasi dengan siap menerima resiko terburuk?….

Baca lebih lanjut

Iklan

Leadership is Action, Not Positon

Leadership

Siapapun kita. Apapun posisi atau jabatan kita di kantor. Dalam kehidupan kita akan menemukan diri kita dalam posisi yang menjadikan kita seorang pemimpin. Mungkin kita menjadi pemimpin di sebuah perkumpulan di rumah, di tempat ibadah, atau sampai memimpin sebuah organisasi internasional. Bahkan banyak dari kita, sebagai orang tua merupakan sebuah tanggung jawab sebagai seorang pemimpin.

Seperti judul di atas, kepemimpinan bukanlah tentang ‘posisi’ tapi adalah tentang tindakan. Ini lebih kepada kita, tindakan dan perbuatan kita, bagaimana kita mengambil keputusan, bagaimana kita memperlakukan orang lain, bagaimana kita mau mendengarkan orang lain, dan juga bagaimana kita siap menerima tanggung atas tindakan kita. Sebagai pemimpin, kita harus menyadari bahwa setiap tindakan adalah refleksi dari karakter kita, integritas kita dan kemampuan kita untuk menjadi manusia mulia.

Pada kenyataannya, kita semua memiliki peran kepemimpinan. Masing-masing dari kita harus membuat pilihan tentang bagaimana kita akan memimpin kehidupan kita. Bagaimana kita akan hidup? Apa pilihan yang akan kita buat? Bagaimana kita memperlakukan orang lain dan akan kami berusaha untuk membantu mereka yang kurang beruntung dari kita?  Pikirkan diri kita sebagai pemimpin. Luangkan waktu untuk berpikir melalui keputusan-keputusan dan tindakan kita, dan yang paling penting, do the right thing.

 

[kutipan]

 

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2012

Ilustasi - Liburan

Pemerintah telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2012 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang ditetapkan di Jakarta, 13 Juli 2011.

SKB Tiga Menteri ini menetapkan hari libur nasional tahun 2012 sebanyak 14 hari, sedangkan jumlah cuti bersama sebanyak lima hari. Penetapan hari libur nasional dan cuti bersama ini disahkan dengan SKB Tiga Menteri yakni Menteri Agama Nomor 7 Tahun 2011, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 04/MEN/VII/2011, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor SKB/03/M.PAN-RB/07/2011.

Penandatanganan SKB Tiga Menteri dilakukan ketiga menteri tersebut disaksikan Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Kantor Menko Kesra, Jakarta Pusat, Rabu (13/7/2011).

Surat Keputusan Bersama – Hari Libur dan Cuti Bersama 2012

Baca lebih lanjut

Indonesia Salary Guide 2011/2012

Ilustrasi - Salary Survey

Sebuah lembaga konsultan HR – Kelly Services telah melakukan salary survei di Indonesia untuk mengetahui range salary yang dapat dijadikan sebagai patokan atau standar bagi perusahaan-perusahaan dalam menerapkan kebijakan sistem remunerasinya untuk tahun 2011/2012

Kelly Services telah melakukan salary survey ini di Indonesia sejak tahun 2006. Adapun lingkup survei yang dilakukan oleh lembaga ini mencakup beberapa bidang antara lain Banking and Finance, Call Center, Engineering and Technical, Information Technology, Logistic and Warehousing, Office Support, dan Sales and Marketing.

Mungkin buat yang tertarik bisa lihat apakah benefit yang selama ini kamu terima di posisi pekerjaan saat ini apakah masih dalam range atau bahkan lebih.. Bisa jadi bekal buat nego dengan atasan mengenai kebijakan remunerasi buat tahun depan.. atau buat modal pegangan buat ngelamar2 ke tempat lain.. hehe..

file format pdf dapat didownload langsung pada link di bawah ini.. monggoo..

Kelly Services – Indonesia Salary Guide 2011/12

bersyukurlah….!

bersyukurlah

bersyukurlah

Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.  Pertama : Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.

Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi “KAYA” dalam arti yang sesungguhnya. Kita luruskan pengertian kita mengenai orang ”kaya”. Orang yang “kaya” bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.

Baca lebih lanjut

IBSN: belajar mencintai pekerjaan Anda

cinta-pekerjaankalau saja saya iseng2 melakukan survei kecil2an, saya mungkin bisa memprediksikan bahwa mungkin sekitar 50% lebih karyawan tidak mencintai pekerjaannya. Mereka banyak sekali pasti yang mengeluh tentang pekerjaan yang mereka jalani saat ini, mulai dari load kerja yang berlebih lah, salary yang tidak memuaskan, atau mungkin hubungan antar karyawan.

Tapi rasanya secara utuh, memang tidak ada pekerjaan yang sempurna. Banyak yang merasa ada sedikit masalah dalam pekerjaannya langsung membuatnya berpikir untuk hengkang dan mencari tempat lain. Padahal mereka lupa, di mana pun, semua pekerjaan pasti punya masalah dan itu bukan untuk dihindari tapi untuk diselesaikan.

Menghindari masalah dengan mencari pekerjaan lain bukan menyelesaikan masalah, karena masalah pasti datang dalam wujud yang lain.

Baca lebih lanjut

60% Lulusan Perguruan Tinggi Menganggur!

job_seekerBerita gak enak baru aja saya baca dari portalhr.com bahwa ternyata berdasarkan data yang ada hampir 60% lulusan perguruan tinggi menganggur. Hal ini semakin diperparah dengan kondisi resesi ekonomi saat ini yang mulai mengindikasikan tidak adanya penambahan karyawan baru atau bahkan banyak perusahaan yang sudah melakukan pengurangan karyawan. Huhuhuhu.. amit.. amit.

Menurut Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Erlangga Satriagung di Surabaya, Rabu (14/1)   lapangan kerja rata-rata hanya menyerap 37 persen lulusan perguruan tinggi. Bahkan, beberapa tahun ke depan diperkirakan daya serap itu menurun karena pengaruh resesi ini.

Jumlah lulusan perguruan tinggi baik program diploma maupun sarjana lebih dari 300.000 orang per tahun. Adapun jumlah mahasiswa vokasi perguruan tinggi negeri dan swasta pada 2005 sebanyak 838.795 orang, pada 2006 menjadi 1.256.136 orang dan 2007 turun menjadi 979.374 orang.

Baca lebih lanjut