7 minggu Usia Kehamilan : Hiperemesis Gravidarum (HG)

Hiperemesis Gravidarum

Setelah beristirahat selama 3 hari di rumah karena batuk yang cukup parah yang dialami oleh istri saya, akhirnya pada hari Jumat 03 September 2010 istri menguatkan diri untuk kembali ke kantor. Namun, pagi sebelum berangkat istri saya kembali mengalami mual akut. Sempat saya sarankan untuk tidak perlu kembali ke kantor dulu, akan tetapi istri menolak karena gak enak sudah terlalu lama tidak masuk ke kantor. Saya pun hanya bisa mengingatkan apabila nanti memang sudah tidak kuat agar mohon izin untuk pulang cepat.

Sarapan pagi itu pun hanyalah cereal dengan susu, namun hanya satu sendok istri pun sudah mengalami mual. Susu pun tidak diminum dengan alasan serupa. Dan tiba2 istri pun muntah cukup banyak. Badannya sangat dingin. Bibir nya pun agak membiru. Saya pun kembali panik (kok panik melulu ya..) mengkhawatirkan kondisi istri dan jabang bayi. Saya pun mengambil keputusan untuk tidak mengantarkan ke kantor dan langsung segera membawa istri ke RS Hermina Jatinegara.

Dan dari hasil awal pemeriksaan berat badan, istri saya mengalami penurunan berat badan mendekati 0,5 kg dari pemeriksaan 4 hari sebelumnya saat kontrol ketika istri saya batuk. Dari hasil USG dokter pun melihat bahwa istri saya mengalami kekurangan cairan sehingga kondisi nya sangat lemah. Hal ini sangat masuk akal karena memang beberapa hari terakhir asupan makanan dan minuman sangat minim.

Dokter pun menjelaskan bahwa istri saya mengalami gejala Hiperemesis Gravidarum (HG). Dan jika tidak segera ditangani maka akan membahayakan kondisi istri dan janin yang sangat membutuhkan asupan makanan dan minuman untuk fase-fase awal perkembangannya. Untuk mengobservasi kondisinya maka disarankan istri saya untuk dirawat inap terlebih dahulu dan juga diinfus untuk memastikan bahwa istri saya tidak mengalami kekurangan cairan. Saya pun menyetujui saran dokter. Akhirnya selama 3 hari 2 malam, istri saya dirawat di RS, untuk memastikan kondisi cairan di tubuh normal, dan asupan makanan dan minumannya tercukupi.

Apa itu Hiperemesis Gravidarum (HG)

Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah hebat dalam masa kehamilan yang dapat menyebabkan kekurangan cairan, penurunan berat badan, atau gangguan elektrolit sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan janin di dalam kandungan. Pada umumnya HG terjadi pada minggu ke 6 – 12 masa kehamilan, yang dapat berlanjut sampai minggu  ke 16 – 20 masa kehamilan.

Derajat hiperemesis gravidarum

Hiperemesis gravidarum terbagi atas beberapa derajat sesuai dengan tanda dan gejala yang dialaminya, yaitu :
  • Derajat  1; Muntah terus menerus (muntah > 3-4 kali/hari, dan mencegah dari masuknya makanan atau minuman selama 24 jam) yang menyebabkan ibu menjadi lemah, tidak ada nafsu makan, berat badan turun (2-3 kg dalam 1-2 minggu), nyeri ulu hati, nadi meningkat sampai 100x permenit, tekanan darah sistolik menurun, tekanan kulit menurun dan mata cekung
  • Derajat  2; Penderita tampak lebih lemah dan tidak peduli pada sekitarnya, nadi kecil dan cepat, suhu kadang-kadang naik dan mata sedikit kuning. Berat badan turun dan mata menjadi cekung, tekanan darah turun, pengentalan darah, urin berkurang, dan sulit BAB. Pada napas dapat tercium bau aseton
  • Derajat  3; Keadan umum lebih parah, muntah berhenti, kesadaran menurun sampai koma, nadi kecil dan cepat, suhu meningkat, dan tekanan darah turun. Pada jabang bayi dapat terjadi ensefalopati Wernicke dengan gejala: nistagmus, penglihatan ganda, dan perubahan mental. Keadaan ini akibat kekurangan zat makanan termasuk vitamin B kompleks. Jika sampai ditemukan kuning berarti sudah ada gangguan hati

Saran-saran yang diberikan pada ibu yang mengalami HG adalah:

  • Menyarankan ibu hamil untuk mengubah pola makan menjadi lebih sering dengan porsi kecil
  • Menganjurkan untuk makan roti kering atau biskuit dan teh hangat dan menghindari makanan berminyak serta berbau lemak
  • Jika dengan cara diatas tidak ada perbaikan maka ibu hamil tersebut diberi obat penenang, vitamin B1 dan B6, dan antimuntah
  • Perawatan di Rumah sakit bila keadaan semakin memburuk
  • Cairan infus yang cukup elektrolit, karbohidrat dan protein. Bila perlu ditambahkan vitamin B kompleks, vitamin C, dan kalium
  • Terapi psikologis apabila penanganan dengan pemberian obat dan nutrisi yang adekuat tidak memberikan respon

2 thoughts on “7 minggu Usia Kehamilan : Hiperemesis Gravidarum (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s