Nelson Mandela, Piala Dunia dan Batik

Nelson Mandela - Piala Dunia

Nelson Mandela - Piala Dunia

Pagi ini disaat saya sedang browsing tentang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, ternyata ada hal lain yang sedikit ‘mengusik’ saya dan mengubah konsentrasi saya ke hal ini. Apa yang membuat saya ‘terusik’ adalah tentang sang pemimpin besar Afrika Selatan yaitu Nelson Mandela. Siapa yang tidak tahu Nelson Mandela? Tokoh perjuangan bangsa Afrika Selatan yang berusaha meruntuhkan sistem apartheid ketika itu. Saat ini beliau sudah berumur hampir 92 tahun.

Sistem Apartheid adalah sistem pemerintahan dengan pemisahan ras yang diterapkan di Afrika Selatan oleh pemerintahan kulit putih pada awal abad ke-20 hingga awal tahun 90-an. Dan Nelson Mandela adalah tokoh besar yang meruntuhkan pemerintahan dengan sistem apartheid tersebut dan menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan (1994-1999). Sampai saat ini Afrika Selatan menjadi salah satu negara termaju di benua Afrika dengan telah berhasil mengurangi angka kemisikinan dari 42% di tahun 1994 menjadi ‘tinggal’ 23% di tahun 2003. Dan juga Afsel terbukti berhasil meyakinkan dunia untuk menjadi tuan rumah ajang World Cup 2010; di mana Indonesia masih bermimpi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Oke, kembali ke Nelson Mandela. Tadi saat saya googling dan melihat foto2 sang pemimpin besar Nelson Mandela, terlihat ternyata sering sekali foto yang saya peroleh tentang beliau sedang menggunakan pakaian kebanggaan Indonesia, yaitu batik. Coba silakan googling dan berapa banyak foto Nelson Mandela mengenakan batik.

Mandela pertama kali mengenakan batik saat konferensi APEC di Bogor pada 1994. Tak seorang pun menyangka tokoh kharismatis ini bakal terus lengket dengan busana tradisonal Indonesia tersebut. Mantan Presiden Soeharto pun sempat dibikin terhenyak ketika menerima Nelson pada kunjungan kenegaraan pada 1997.

Saat itu , Mandela yang ketika itu menjabat Presiden Afrika Selatan sudah “menyalahi” kelaziman protokoler dalam hal berbusana. Ia muncul di Istana Negara dengan kemeja batik lengan panjang bermotif burung merak, yang dikancingkan sampai ke leher. Adapun tuan rumah mantan Presdien Soeharto mengenakan pakaian sipil lengkap: jas biru tua, berdasi dan berpeci hitam. Penampilan Mandela sontak mengembuskan suasana hangat. Tak hanya bertemu dengan pejabat Indonesia Mandela berbatik ria. Ia sering mengenakannya saat menghadfiri forum –forum Internasional.

Nelson, kini 92 tahun mengaku dekat dengan Indonesia. Peraih Hadiah Nobel Perdamaian 1993 itu mengatakan tak melupakan bantuan Indonesia atas perjuangannya. Indonesia dulu memang mendukung upaya-upaya menghapus sistem apartheid di Afrika Selatan.

sumber: http://www.aksesdeplu.com/diplomatik%20Mandela.htm

2 thoughts on “Nelson Mandela, Piala Dunia dan Batik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s