[menunggu] sang pemimpi the movie

Setelah sukses dengan peluncuran Laskar Pelangi versi layar lebar rupanya Mira Lesmana bersama Riri Riza mencoba kembali menterjemahkan novel karya Andrea Hirata lainnya yaitu Sang Pemimpi ke dalam bentuk film. Dari informasi yang saya baca ternyata Mira Lesmana sudah membeli hak cipta tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata untuk difilmkan.

Pembuatan film Sang Pemimpi ini sudah dimulai sejak Juni 2009. Setelah sukses mengumpulkan hampir mencapai 4,6 juta penonton pada film Laskar Pelangi kini Sang Pemimpi dijadwalkan akan tayang di 17 Desember 2009 di bioskop. Lalu kira2 siapa pemain Laskar Pelangi yang masih bermain untuk film Sang Pemimpi ini? Ternyata Lukman Sardi masih bermain sebagai Ikal dewasa, kemudian Mathias Muchus dan Rieke Dyah Pitaloka juga masih berperan sebagai orang tua ikal.

Yang baru dari film Sang Pemimpi adalah ketiga pemeran utama yaitu Ikal, Arai, dan Jimbron adalah aseli orang Belitong. Dan yang paling menarik adalah yang berperan sebagai Arai dewasa adalah Nazril Irham alias Ariel Peter Pan. Hehe.. Penasaran akting nya.. semoga tidak mengecewakan tentunya yah. Mengenai lokasi pembuatan film nya sendiri 80% pembuatan masih dilakukan di Belitong dan sisanya adalah di Bogor.

Dalam Sang Pemimpi, Andrea bercerita tentang kehidupan ketika masa-masa SMA. Tiga tokoh utamanya adalah Ikal, Arai dan si kuda. Ikal- alter egonya Andrea Hirata. Arai-saudara jauh yang yatim piatu yang di sebut sempei keramat karena anggota keluarga terakhir yang masih hidup dan akhirnya menjadi saudara angkat dan Jimbron-seorang yatim piatu yang terobsesi dengan kuda dan gagap bila sedang antusias terhadap sesuatu atau ketika gugup.

Ketiganya berpetualang dalam kisah persahabatan yang terjalin dari kecil sampai mereka bersekolah di SMA Negeri Bukan Main, SMA pertama yang berdiri di Belitung bagian timur. Bersekolah di pagi hari dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari, dari ketagihan mereka menonton film panas di bioskop dan akhirnya ketahuan guru mengaji mereka , perpisahan Jimbron dengan ikal dan Arai yang akan meneruskan kuliah di Jakarta yang akhirnya membuat mereka berdua terpisah tetapi tetap akan bertemu di Perancis. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar , sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, hanyalah sebuah mimpi.

Dari ringkasan cerita di atas apakah rangkaian film Laskar Pelangi ini dapat menandingi rangkaian2 film mancanegara seperti Twilight ataupun bahkan Harry Potter? Kita lihat..

*dari berbagai sumber

3 thoughts on “[menunggu] sang pemimpi the movie

  1. Hmmm, memang film ini sangat kental nuansa melayunya. Lebih kental lagi dari seri seblumnya, Laskar Pelangi. Lagu melayu dalam film ini, beberapa kali diulang-ulang.
    Yang patut ditiru oleh pembuat film negeri ini adalah bagaimana membuat orang tertawa dalam film ini. Adegan lucu dalam film ini tak harus memasang banci-bancian atau hal-hal yang jorok serta membuat kecacatan orang lain jadi bahan tertawaan. Adegan lucu dalam film ini, sungguh sangat natural. Walau kadang adegan yang akan muncul beberapa kali bisa ditebak. Seperti pada adegan Jimbron jadi kuda, atau adegan memekakan petikan kata insiprasi, pada saat giliran Jimbron, saya sudah tahu Jimbron akan mengulangi kelucuan seperti pada tokoh Ikal (Vikri Setiawan) yang memetik kata-kata inspirasi dari Bang Haji Roma Irama.

  2. akhirnya saya nonton film ini kemarin. secara umum film ini punya isi yang luar biasa. masyarakat yang jauh di belitung sana berjuang bekerja serabutan dan tetap sekolah hingga mereka mendapat beasiswa ke sorbonne, paris.
    kalau yang belum baca bukunya, film ini akan terasa sangat lambat bahkan sedikit membosankan namun memang sang sutradara tidak ingin melewatkan alur cerita dari novel aslinya sehingga semua detil di novel tersebut berusaha dibuat scene nya satu per satu.
    karya besar andrea hirata boleh dibilang cukup sulit hanya untuk di filmkan berdurasi dua jam saja.
    salut buat sang sutradara yang sudah sangat hebat memvisualisasikan karya tersebut.
    gak sabar menunggu film selanjutnya.. Edensor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s