untuk orang yang selalu mencaci tanpa aksi

emosiDua mata dua telinga satu mulut sebuah pertanda manusia sejati dituntut dua kali lebih banyak mendengar dituntut dua kali lebih banyak melihat dan lebih sedikit bicara. Manusia sejati mampu untuk menasihati bukan memarahi, manusia sejati dituntut untuk lebih mendengar bukan ingin selalu didengar, manusia sejati sedikit bertutur namun kaya makna.

Tentang mempertanyakan di mana sebuah kontribusi harus dimaknai . Saat ini mimpi hanyalah masa lalu, yang ada hanya terus berlari dan memberikan yang terbaik untuk sedikit melepas dahaga. Tapi penilaian hanya lahir atas apa yang belum digapai tanpa memaknai segala upaya untuk lainnya yang telah selesai dicapai. Sulitkah untuk terucap sebuah penghargaan? Sulitkah untuk terucap kalimat motivasi tanpa emosi?

untuk orang yang selalu mencaci tanpa aksi..

2 thoughts on “untuk orang yang selalu mencaci tanpa aksi

  1. sepenggal kalimat yg penuh makna… jelas sekali, saya sangat suka kata²nya..
    salam,

    Ikutan 4th IBSN award yuk..
    Informasi dan ketentuan silahkan baca di sini
    IBSN= Karena Berbagi Tak Pernah Rugi..

    Trimakasih…^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s