tentang reza gunawan dan rekayasa

relaxSebenarnya ada hubungan apa seorang pakar holistik Reza Gunawan dengan Rekayasa Industri?

Jadi kalau boleh sedikit memberikan laporan pandangan mata, Knowledge Management PT Rekayasa Industri – REK – dalam rangka program pengembangan diri mencoba mengundang Reza Gunawan sebagai narasumber yang bertajuk Self Improvement : Belajar Seni Rileks. Program in house ini dikhususkan untuk karyawan REK dan telah dilaksanakan Jumat 21 November yang lalu.

Tentang Reza Gunawan dan Definisi Holistik

reza-gunawan-picReza Gunawan adalah seorang pendiri dan pelopor True Nature Holistic Healing. Ia adalah sosok terapis dan pengajar penyembuhan holistik yang karyanya turut memelopori berkembangnya kesehatan alami dan industri kesadaran di Indonesia.

Reza berkeyakinan bahwa “Kita adalah Penyembuh terbaik bagi diri sendiri“, dan berangkat dari prinsip tersebut, ia selalu menekankan betapa pentingnya mencapai kesehatan sejati, yaitu terciptanya keharmonisan lahir batin yang utuh, bukan sekadar mencapai hilangnya keluhan penyakit saja.

Kemudian apa sih yang dimaksud Holistik? Sesaat sebelum memulai sesi pelatihan tersebut, Reza Gunawan mencoba definisikan apa arti dari Holistik itu. Secara umum yang saya tangkap Holistik berarti melihat sesuatu secara menyeluruh dan tidak difokuskan dalam satu sudut pandang saja. Pada saat itu dia mencontohkan apabila kita mengalami sakit maag, dari aspek medis berati kadar asam lambung kita meningkat sehingga harus diberi obat maag. Apakah itu selesai?

Tidak.. Menurut Reza ada hal lain yang harus diperhatikan selain aspek medis tersebut, kita juga harus melihat dari aspek mental dan psikis kira-kira apa penyebab asam lambung tersebut meningkat. Karena dimungkinkan kadar asam lambung meningkat bisa disebabkan oleh mental seseorang terutama yang sedang dalam kondisi stres. Kira-kira seperti itu lah penggambaran Holistik.

Tentang Self Improvement : Belajar Seni Rileks

reza-gunawanBelajar seni rileks yang dipandu oleh Reza Gunawan kali ini mengangkat tema Emotional First Aid jadi secara umum seperti seseorang yang sedang mengalami kecelakaan yang membutuhkan P3K maka begitu juga emosi kita apabila sedang stres atau labil juga membutuhkan semacam P3K.

Disini kita tidak diberikan teori-teori yang ribet yang justru menambah stres tetapi Reza Gunawan mencoba memberikan semacam tips-tips buat peserta yang hadir agar dapat mengobati diri nya sendiri agar dapat selalu tenang menghadapi yang terjadi.

Apa yang Saya dapat?

Dalam keadaan stres biasanya hati kita dalam kondisi yang tidak tenang sehingga mempengaruhi kemampuan proses fokus berpikir oleh kita, bahkan dapat menurun hingga 30% apabila dalam kondisi stres berat. Jadi intinya dengan rileks kita diajarkan untuk menge-rem sejenak di sela kehidupan sehari-hari kita yang penuh dengan ‘tancap gas’.

Bagaimana caranya? Mungkin saya akan menceritakan secara umum bahwa ternyata dengan minum air putih dan mengatur pola napas dapat membuat hati kita tenang dan membuat pikiran kita kembali fokus. Lalu ada teori Reza yang menurut saya cukup berlawanan dengan teori pengembangan diri adalah ‘jangan berpikir positif’.

Mungkin seringkali apabila kita mempunyai memori buruk sangat sulit dilupakan dibandingkan memori indah yang pernah kita lewati. Karena memori buruk tersebut sekuat tenaga berusaha kita lupakan dan kita hilangkan. Bagi Reza segala sesuatu yang tidak mengenakkan yang sedang terjadi pada diri kita jangan lah dilawan dengan selalu berusaha positif melainkan justru izinkan perasaan tersebut masuk ke hati kita karena dengan mengizinikannya maka perasaan tersebut justru tidak mengendap dan akan menghilang.

Ikhlas. Kita diajarkan untuk Ikhlas menghadapi segala sesuatu.. Karena dengan ikhlas maka kita bakal menjalani sesuatu dengan lebih indah..

One thought on “tentang reza gunawan dan rekayasa

  1. tasiadewi berkata:

    awh, kata2 yang terakhir “deep”sekali ,,,

    yup.. cocok buat orang2 yang pernah merasa kehilangan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s