semuanya buruk kecuali saya

huh.. tau apa sih kamu?.. baru anak kemaren sore aja..

kamu bisa apa? katanya paling pinter..

kenapa juga sih harus kayak gini.. emang pake cara yang dulu kenapa??!

lain kali makanya nanya dulu.. jangan sok tau.. saya kan dah lama disini..

denial1berpikir pendek.. konservatif.. setiap ada perubahan dinilai pembangkangan.. setiap usulan dinilai ketidakpatuhan terhadap peraturan.. selalu saja semua dilihat dari sudut pandang negatif.. mungkin ini kali ya suatu kondisi penolakan terhadap perubahan kalo istilah di change management ini namanya ada di fase resistensi.. mereka selalu merasa paling benar.. mereka mudah sakit hati.. mereka akan mengeluh.. mereka akan mempertanyakan..

memang kita sebagai manusia bila sudah berada dalam posisi yang tingkat kenyamanannya level tinggi pasti selalu merasa sistem yang sudah ada.. atau kondisi yang dijalani sudah sempurna.. hidup terasa indah.. tanpa sadar sebelumnya kalau mereka masih bisa melompat jauh lebih tinggi dari saat ini.. kalo di novel 5cm diibaratkan manusia itu sudah terlalu nyaman tinggal di dalam gua.. dan terlalu takut keluar.. padahal di luar sana banyak hal indah yang bisa kita raih..

trus apa dong yang bisa kita lakuin supaya bisa menerima perubahan?

saya mencoba mengutip apa yang dikatakan oleh mario teguh :

sinar paling cemerlang adalah sinar pengertian.
Mungkin karena kita menganggap orang yang tidak sependapat dengan kita adalah orang yang salah; tidak sedikit di antara kita yang memiliki kebebasan hati untuk merendahkan, menyiksa, atau mendzalimi orang – orang yang tidak sepaham dengan kita.

Tetapi, bila kita bersedia untuk berhenti sejenak; dan berupaya mengerti kesulitan, batasan, keharusan, dan pengertian – pengertian “musuh” kita; mungkin kita akan sampai pada pengertian yang adil mengenai mengapa musuh kita mengambil pendapat dan sikap yang berseberangan dengan kita. Dan dengannya, kita akan mencegah kejahatan atas mereka, termasuk dari yang bisa kita lakukan atas mereka.

Bagi seorang yang pendengki – semuanya buruk, kecuali dirinya. Terhadapnya, tugas Anda hanyalah menyampaikan kebenaran. Alam-lah yang akan menetapkan kepantasannya untuk menerima kebaikan, atau tetap terbutakan dalam kedengkiannya.

Maka bila Anda ingin menjadi pribadi yang luas pengertiannya – jadikanlah diri Anda pribadi yang lebih penyayang. Dan Anda yang lebih luas pengertiannya, akan dimengerti oleh masyarakat yang lebih luas.

6 thoughts on “semuanya buruk kecuali saya

  1. sigit utomo berkata:

    ruarr biasa..
    sebuah pencerahan, ringkas namun penuh makna
    menggugah hati yang beku, menyengat rasa yang hampa..

    hehe.. terinspirasi kisah seseorang pak..

  2. ndra…
    hehe.. banyak waktu luang yah .. ahahaha
    becanda…
    bagus ndra , sekarang sepertinya jadi ikut aliran mario teguh niy , padahal dulu saat saya memperkenalkan si om teguh iniy , kayaknya ada yang risih denger ‘ Superrr..’ ahahahaha…

    iyah.. jatuh hati saya dengan pemikirannya.. tapi tetep agak risih dengan superrrrr-nya.. hehe.. banyak tulisannya yang bisa buat jadi bahan renungan di kala pup soalnya.. hehe..

  3. chephy selvi berkata:

    indra bisa ngomong serius jg yah ternyata😛

    kebenaran memang harus disampaikan…
    kadang orang susah berubah klo dah ngerasa AMAN & NYAMAN dengan kondisi yg udah ada…

    it’s okey, hak setiap orang untuk seperti itu…
    tergantung gimana kita nyikapinnya…
    apakah kita mau menjadi bagian dari hal yg sama???

    sebuah renungan kembali untuk kita…
    (duuuhh sok teu banget gw jd hampir ngalahin penulisnya he he)…

    wuih kaget bisa kasih komen berbobot.. yah ddoain deh nikahan nya sukses ntar.. hehe.. ga nyambung ya..

  4. Dhani berkata:

    MEMANG BEGITU NDRA, SEGALA MACAM HAL YANG BARU SELALU MENDAPAT RESISTENSI, SEBENARNYA PERTANYAANNYA ADALAH BISAKAH DIA LEPAS DARI COMFORT ZONE ATAU DIA HANYA MEMPERLUAS COMFORT ZONENYA.

    hmm.. lepas dengan sendirinya mungkin sulit.. sepertinya harus dilepas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s