Training, Karyawan Pintar Perusahaan Untung-kah?

j0433088Setiap tahunnya banyak perusahaan yang sudah mengalokasikan budget yang cukup besar untuk kegiatan pelatihan bagi karyawan2nya. Namun yang terjadi kebanyakan training dilakukan hanya dengan mengundang karyawan tersebut training dan tidak ada langkah-langkah sistematis pasca kegiatan training tersebut dilakukan.

Perusahaan-perusahaan sudah merasa selesai melakukan tugasnya dengan telah melakukan training need analysis (TNA) lalu melakukan event training tersebut. Lantas bagaimana dengan evaluasi pelatihan? Beberapa perusahaan di Indonesia masih melakukan pendekatan evaluasi pelatihan berdasarkan reaksi karyawan tersebut pada saat melakukan pelatihan, bagaimana materinya, bagaimana performance trainernya, akan tetapi data-data tersebut hanya menjadi kepentingan administrasi semata tanpa ada tindak lanjut lagi.

Oleh karena itu, tindak lanjut dari pelaksanaan training memang perlu dilakukan karena dari beberapa penelitian tanpa adanya tindak lanjut biasanya dalam 3-4 bulan karyawan akan lupa terhadap materi yang telah disampaikan sebelumnya. Bagaimana tindak lanjut yang paling ideal terhadap pelaksanaan training?

Hal praktis yang dapat dilakukan, sebaiknya dilakukan suatu aktivitas khusus setelah melakukan pelatihan, semacam post-activity plan di mana pada sesi tersebut masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk menuliskan rencana-rencana konkrit mereka beserta tolak ukur targetnya untuk mewujudkan dari materi yang telah mereka dapatkan selama pelatihan.

Ada baiknya post-activity plan ini dapat didokumentasikan dan kemudian dipegang oleh masing-masing karyawan dan atasan masing-masing. Lalu diadakan suatu sesi monitoring secara periodik setiap 2-3 bulan selama setahun, dalam sesi ini diharapkan kontribusi aktif dari atasan masing-masing untuk melakukan kegiatan diskusi dan juga masukan2 sebagai penyegaran terhadap materi training tersebut. Sehingga proses training yang telah dilakukan akan terus berkembang secara berkelanjutan.

Serangkaian tindakan di atas diharapkan dapat meningkatkan efektivitas training. Artinya, training benar-benar memberikan dampak terhadap perubahan perilaku secara positif dan pada gilirannya juga bermanfaat secara positif bagi kinerja bisnis.

referensi http://rajapresentasi.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s