Laskar Pelangi : Fiksi atau Nyata?

laskar-hc-6a1Entah kenapa akhir2 ini orang begitu sibuk mempermasalahkan tentang fiksi atau tidaknya novel Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata itu.. Ditakutkan kalo terungkap ternyata cerita itu fiksi belaka akan merusak mimpi2 orang yang pernah membaca atau juga yang telah menonton film-nya di layar lebar..

Masalah ini mulai muncul ketika seorang wanita yang mengaku istri Andrea Hirata turut serta sebagai pemberi inspirasi dalam penulisan novel tersebut. Dia mengaku bahwa dia adalah tokoh Flo yang dituliskan dalam novel tersebut. Dan yang paling mengagetkan sang wanita itu bercerita bahwa tokoh Lintang, sang pejuang yang harus merelakan masa depannya untuk menghidupi adik2nya merupakan tokoh fiktif belaka.

andrea-hirataTerus terang saya pribadi tidak mau mengomentari permasalahan ini lebih mendalam, cuma yang jadi perhatian saya kenapa terlalu dipermasalahkan ke-fiksi-an Laskar Pelangi? apa salahnya sebuah novel itu ternyata fiksi? terus terang saya pribadi tidak akan merasa dibohongi jika ternyata novel Laskar Pelangi merupakan fiksi belaka..

Kalo menurut saya Laskar Pelangi adalah sebuah cerita yang diinspirasi dari kehidupan masa kecil Andrea Hirata.. Laskar Pelangi hanyalah sebuah novel yang terinspirasi karenanya pasti ada tambahan disana-sini untuk menimbulkan suasana yang lebih didramatisir.. lagian ini kan bukan autobiografi..! Setau saya sang penulis juga tidak pernah mengklaim bahwa novel ini adalah autobiografi beliau kan?

Usahlah kita terlalu mempermasalahkan itu semua.. Janganlah mimpi-mimpi orang yang terinspirasi karena cerita Laskar Pelangi harus turun lagi ke bumi terusik karena permasalahan ini.. saya rasa cerita inspirasi tidak harus diangkat dari cerita nyata.. yang penting kan makna dan nilai yang coba disampaikan penulis untuk semua agar mau terus bermimpi tersampaikan.. dan menginspirasi kita semua..

12 thoughts on “Laskar Pelangi : Fiksi atau Nyata?

  1. Tri Basoeki Soelisvichyanto berkata:

    yg penting nasihatnya… ya gak sob?

    yoi sob.. btw gimana nih saya masi penasaran dengan isu obama.. mau ngasih bocoran gak? hehhe..

  2. indi berkata:

    setuju dengan anda. Nggak penting lah kalo Laskar Pelangi itu cuma fiksi, karena faktanya adalah banyak kok kisah2 seperti laskar pelangi di sekitar kita. Andrea lewat novelnya berusaha mengingatkan kita atas fakta2 di sekeliling kita itu.

    Buat saya pribadi, kisah Lintang amat mirip dengan kisah ayah saya, dan jadi mengingatkan saya untuk terus merajut mimpi agar perjuangan dan pengorbanan ayah saya tidak sia-sia.

    mungkin masi banyak orang2 seperti Anda yang terinspirasi oleh kisah2 yang ada di Laskar Pelangi.. membuat kita terus berusaha mengejar mimpi..

  3. memang fiksi. cuma, masalahnya andrea tidak mau mengakui itu. bahkan, dia pernah bilang kalau dia tidak pernah berniat menulis novel. dia ingin menulis memoar. lha, sekarang apa bedanya memoar dengan biografi?

    bu muslimah pun saat ditanya tentang lintang hanya menjawab tidak tahu. andrea saat ditanya mana lintang cuma bilang rahasia. apa salahnya kalau bilang itu tokoh fiktif. selesai masalah.

    masalah novel laskar pelangi, saya setuju tidak ada yang mempermasalahkan kefiksiannya. memang fiksi.

  4. Sering kali kita mengejar MIMPI

    Seolah – olah impian itu adalah TARGET

    Susah payah penuh pengorbanan mimpi DIKEJAR

    Setelah tercapai kita akan kembali BERMIMPI

    Hidup adalah untuk IBADAH

    Ibadah itu bukanlah BERMIMPI

    Karena ibadah adalah hidup HARI INI

    Memaksimalkan HARI INI dan DETIK INI

    Masa depan adalah MISTERI

    Masa lalu adalah HISTORI

    Mimpi hanya membatasi KEMAMPUAN

    MAKSIMALKAN HARI INI UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

    http://fusion-kandagalante.blogspot.com

  5. Lia berkata:

    Ini juga harus dipertanggungjawabkan sama andrea, penerbit, dan manajemen. Tulisan cultural literary non fiction dlm maryamah karpov. Buku itu isinya fiksi fantasi kok ditulis cultural literary non fiction? Itu namanya ngawur, menipu pembaca. Apa buku itu gak diedit dulu ya? Kesan yg muncul memang dibuat spt itu spy bukunya laris. Saya jadi malas beli bk andrea hirata lagi kalo dia masih suka berbohong terkait bukunya. Mending beli buku laen saja yg jg berkualitas tp gak perlu pake berbohong terkait buku itu

    emang ada tulisan seperti itu ya? saya baru sadar malah.. mungkin jika benar tertulis seperti itu memang harus ada penjelasan lebih lanjut dari orang2 terkait.. tapi kalau saya pribadi sih jika memang seperti itu saya pribadi tidak merasa dibohongi kok.. terlepas apakah itu pembohongan publik dengan mengkalim itu non fiksi.. saya hanya berusaha menikmati karya nya yang berkualitas..

  6. Lia berkata:

    Gini sy dulu pernah tanya langsung ke andrea. Dia bilang bukunya itu memoar dan real. Mulanya sy percaya kalo lp memoar. Tapi setelah baca fakta2 laskar pelangi. Sy baru merasa dibohongi sama andrea. Sy merasa dibohongi krn memang pernah tanya langsung ke andrea(mungkin kalo anda gak merasa dibohongi krn gak pernah tanya langsung he..he..) Sebenarnya itu novel bukan memoar atau autobiografi.kalo novel tetep aja genrenya fiksi. Jd 3 novel sblmnya faksi. Campuran fakta fiksi. Kalo mk isinya fiksi fantasi tp kok ditulis cultural literary non fiction? Sbnarnya sy gak mempermasalahkan fakta or fiksi. Tapi hendaklah andrea, penerbit dan manajemen memberikan informasi yg jujur kpd pembaca terkait buku itu. Sayang bgt kalo buku sebagus dan inspiratif kayak gitu dihiasi ketidakjujuran. Sy jg sgt terinspirasi dg lp krn membuat sy bersemangat dlm menggapai cita2. Tapi sy jg gak suka ketidakjujuran hiks

    iya mungkin saya gak ngerasa dibohongin sama andrea ya.. atau saya sudah keseringan dibohongin jadi gak kerasa.. ehehhe.. bener juga rasanya kalo sebuah karya berkualitas dihiasi ketidakjujuran.. ya sudah lah kembali kepada manusia adalah makhluk tak sempurna.. jadi gimana nih om andrea.. ada yang kecewa nih..

  7. Raizeen berkata:

    Bener sih..andrea gak pernah ngungkapin sebenarnya Lintang itu gimana..ada ato nggak? atau berbagai hal lainnya yang kontroversial.
    Tapi kalo menurut aku,Bang Andrea sama sekali nggak berniat untuk tidak jujur,justru dengan sedikit misteri seperti itu akan jadi lebih menarik kan? Ambil sisi positifnya aja.
    Jadi buat sensasi?biar laku?aku rasa juga gak lah..
    Bukannya Bang Andrea bahkan semula gak niat untuk nerbitin novelnya.

  8. Lintang berkata:

    Tokoh “Lintang” spertinya nyata…..
    Foto ke 10 laskar pelangi yg asli kumplit dan salah satunya mungkin Lintang….
    Tapi kejeniusan Lintang-lah yg kontroversi, bukan Lintangnya……

    Lihat Fotnya (2 dari kiri berdiri)
    http://images.abiku2008.multiply.com/image/46/photos/5/600×600/9/Anggota-LP.JPG?et=7g6ev3AixnB6xQMYwoGFhw&nmid=85777188&nmid=206909019

    Mungkin Bu Mus yg original tdk mau mengangkat nama “Siapa itu Lintang”……. Banyak org jenius yg hidupnya kacau akibat infotaimen2 dan tdk mau disorot kamera, contohnya : Michael Jackson yg kejeniusannya “Katanya” melebihi Albert Enstein…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s