cerita tentang karamnya kapal besar

akhirnya saya mau cerita lagi tentang kapal.. sekarang bukan cerita tentang kapal kecil lagi.. tapi kapal besar dengan ratusan awak di dalamnya.. alkisah kapal tersebut sedang mengarungi samudera mencari dunia baru.. suatu ketika di pertengahan perjalanan.. badai panjang pun datang.. mengguncang seisi kapal..

awalnya sang kapten begitu yakin badai kan dilewatinya.. namun badai tak kunjung usai.. beberapa sisi kapal mulai mengalami kebocoran.. air laut perlahan mulai memasuki kapal.. perjalanan ini tak senyaman yang dibayangkan sang kapten.. sang kapten pun tak tenang.. dan sepertinya baginya sudah saatnya mengambil beberapa tindakan..

ketakutan paling utama kapal ini akan tenggelam dan tak pernah sampai ke tujuan.. dan hanya menjadi legenda bahwa kapal ini dulu pernah ada.. panik pun menghantui sang kapten..

sang kapten mulai berubah.. sang kapten yang begitu dipuja akan kewibaannya sesaat berubah.. keputusannya spontan nyaris tanpa perhitungan.. awak diminta untuk tetep fokus dan memperbaiki kebocoran dengan cara yang  penuh hukuman.. bukan dukungan dan semangat bersama.. awak yang salah pun dihukum dan terancam di lempar ke laut..

dengan maksud mengurangi beban secepat kilat persediaan makanan pun dihempaskannya ke laut.. awak pun dijatah hanya diberikan makanan dua kali sehari..

suasana kapal yang tengah dalam badai pun semakin kelam.. semua kelabu.. tak ada senyum dari awaknya.. mereka ketakutan.. dan mereka kelaparan.. semua sunyi di kapal itu.. tak ada obrolan dan canda tawa.. yang ada hanya berkeluh kesah.. banyak awak yang tak kuasa dan melompat ke laut dengan sekocinya menyelamatkan diri.. tak sedikit awak yang dilempar kelaut..

badai pun masih menghadang.. namun kapal itu tak semakin cepat.. perlahan pun melambat.. air pun mulai terus mengisi ruangan ruangan kapal.. sang kapten semakin panik.. manajemen hukuman semakin ditingkatkan.. semakin kasar.. semakin berat.. tapi kapal justru tak kunjung cepat.. justru semakin tenggelam.. akhirnya sebuah petir pun menyambar.. awak pun menyerah dan mereka pun tenggelam.. dalam kelabu.. tanpa senyum.. beku..

panik bukanlah solusi.. hanya membuat diri ini semakin terpuruk.. belajar mencoba sinergi dan motivasi diri adalah kunci..

hadapi dengan tenang jiwa semua kan baik2 saja..

6 thoughts on “cerita tentang karamnya kapal besar

  1. sigit utomo berkata:

    bu achi, comment ini menyangkut sebuah perusahaan besar yang big bossnya lagi kalut dan menerapkan management by panic

  2. Bagaimana kalo ternyata para awak yg dipisahkanya menggunakan sekoci kecil itu ternyata lebih kuat dari yg kapten atau siapa pun pernah pikirkan..

    atau bukankan mungkin ini cara yg “PERSON BEHIND THE SCREEN” untuk mematangkan para pelaut ini yang sebelumnya sudah buta arah karena kompas kapal selalu di pegang sang kapten,,

    semoga semua berakhir dengan lebih baik untuk kapal kecil maupun kapal besar tersebut,,,

    amiennn

  3. Dhani berkata:

    Semoga pada saat kapal sedang dilanda badai kaya gt, semuanya tetep tenang yah,tapi sayangnya ketika awak disuruh lapar dan dikeraskan, sang kapten terkadang justru makan sebanyak banyaknya dengan alasan marah dan mengatur itu memerlukan enerji lebih, apalagi lagi badai.
    Atau mungkin juga sang kapten ingin mati dalam keadaan kenyang, karena mungkin itu akan menjadi kematian yang menyenangkan baginya.
    Enatahlah……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s