IBSN: memaknai dan berhenti meratapi masa lalu..

tak terasa sudah kali ke empat lebaran ini dilalui dalam suasana berbeda.. di mana dilalui tanpa seseorang yang telah begitu lama hadir dan kemudian pun hilang beristirahat.. tahun awal dilalui penuh hitam.. putih pun tak pernah terpancar.. hanya sesekali abu2 menyibak.. air mata dan sedih sudah menjadi sebuah rutinitas ketika itu..

kami terluka ketika itu.. kami seperti kehilangan arah.. terperosok dan terhenyak.. kami amat merindunya seakan tak menerima dia telah tertidur lama.. kami ketakutan melihat esok..

namun kami tidak boleh berhenti disini.. ia boleh tertidur.. tapi kami harus bangkit.. merangkai kembali yang telah runtuh.. membangun kembali semua harapan.. serta menghiasi dinding2nya dengan mimpi-mimpi yang sesaat terkubur..

kami bersama jalani dengan segala kerendahan jiwa.. dengan berusaha hadirkan ketegaran.. semua yang terjadi segala suka dan duka adalah masa lalu.. bukan untuk diratapi tapi untuk dimaknai.. agar kita belajar menjadi besar di esok harinya..

berhenti meratapi masa lalu.. berhenti lah berharap masa lalu kan kembali tercipta.. yang bisa kita lakukan hanya maknai dan terus lihat ke depan..

One thought on “IBSN: memaknai dan berhenti meratapi masa lalu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s