berandai ketika senja

matahari senja mulai memudar di ujung barat di balik gedung2 tak terlalu tinggi di kisaran tanah kalibata.. rumput hijau yang ada di atas makam para pejuang pun nampak memerah.. entah sudah berapa kali matahari senja itu terbenam sejak dia menghabiskan hari-harinya disana.

dia sedang merenung hening dalam perjalanannya pulang jauh di pinggiran kota.. di antara bebisingan bus kota dan rombongan motor para pekerja yang terlalu letih bekerja kala itu.. sering berandai tentang hidup yang dijalani.. ingin selalu mengeluh namun tak berani berteriak lantang.. terlalu letih menolak.. tak ingin untuk melawan.. hanya ingin menatap esok melakukan apa yang terbaik yang bisa dilakukan..

hidup mungkin benar adalah suatu perbuatan.. seperti ujar petinggi salah satu partai di negeri.. hidup juga merupakan buah pikiran dalam mengambil keputusan.. dengan segala resiko yang terlukis di setiap lembaran kisahnya..

jangan pernah letih dan takut untuk mewarnai setiap lembarannya.. karena dari setiap kuasan kan tersimpan cerita yang akan membentuk suatu keindahan yang bersinergi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s