secuil

jumat malam 19.36 wib lantai 2 – kalibata

suasana malam tak begitu sepi ditemani senandung arman maulana menyanyikan tembang lawas ‘kuingin’.. ditemani pula sahabat2 OB yang kerja keras dari pagi sampai malam memastikan ruangan kantor selalu rapi dan jumlah gelas lengkap tak berkurang secuil pun.. dan tanpa mengeluh..

menatap jendela yang gelap.. langit hitam nyaris tanpa bintang.. semakin merasa kecil.. semakin sadar dunia mungkin tak akan pernah sadar kalo kita tak ada.. atau bahkan pernah ada..

seringkali berpikir buat mereka para manusia yang terlalu angkuh bercerita tentang dirinya kepada dunia.. betapa hebatnya.. betapa pintarnya.. bertingkah laksana raja segala padahal hanya berkuasa sesaat di ruang 2 x 2 meter yang dibatasi partisi setengah dada..

mereka mungkin lupa.. begitu juga mungkin saya.. kita terlalu kecil untuk berani berbangga dengan apa yang kita punya.. apa yang kita pernah raih.. karena semua itu hanya sekejap.. sesaat pun kan melesap pergi tak berbekas.. nama besar yang pernah kita raih dengan sekuat daya mungkin terngiang di telinga sejagad umat hanya sekilas dan semua pun mulai melupa..

seharusnya kita berjalan dengan sadar diri dan apa adanya.. menyadari bahwa kita adalah tak sempurna.. penuh cela dan kurang.. jalani hari tanpa angkuh namun terus mencoba memberi arti.. dan memaknai hari.. dan berati buat semua.. buat kamu.. buat dunia.. walau hanya sesaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s