keluh kesah jeng riska

apa yang kamu yakini sebagai sebuah kebenaran,

mungkin bukanlah sebuah kebenaran buat yang lainnya..

baru2 ini temen saya ada yang menumpahkan amarahnya ke gue.. sebut saya namanya jeng riska (bukan nama sebenarnya.. ) dia kesel katanya.. di kantor dia prosedur nya gak fair.. terlalu memilih.. dan hanya yang kuat yang berkuasa.. kenapa dia boleh? kok gue gak boleh?.. kenapa dia prosesnya cepet.. kok gue lama?? hmmm.. (bukannya enak lama ya.. ups.. he)

hehe.. gini ya jeng riska.. mungkin semua itu hampir terjadi semua perusahaan namun dengan level kritikal yang berbeda antar yang satu dengan yang lain. semua sangat manusiawi.. karena pada dasarnya manusia atau pribadi2 itu egois dan selalu mementingkan pribadi dan golongannya.. (halah) trus apa dong yang bisa kita lakuin.. mungkin buat yang gak terima.. dan punya nyali untuk meng-konflik-an masalah itu atas nama keadilan.. silahkan.. ato yang diem aja.. hanya berharap keadilan kan datang.. yaaa.. silahkan.. boleh2 aja.. karena itu sesungguhnya selemah2nya iman..

ga ada solusi terbaik sebenernya buat kasus jeng riska ini.. sebenernya tergantung kita sendiri memposisikannya gimana.. dan menyikapinya gimana.. mau menjadi bagian di dalamnya untuk melakukan perubahan.. atau mau di luar lingkaran sambil bersumpah serapah.. atau justru menikmati budaya lama dan menanti momen berkuasa untuk bertindak semaunya?

semua adalah pilihan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s