Know-How: 8 Keterampilan yang Menjadi Ciri Pemimpin Sukses

Judul Buku: 8 Keterampilan yang Menjadi Ciri Pemimpin Sukses
Pengarang: Ram Charan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2007
Jumlah halaman: 274
Penulis Resensi: Sri Marlina

Dunia mengenalnya sebagai tempat bertanya bagi para CEO perusahaan terkemuka. Sebut saja General Electric, DuPont, Verizon, The Home Depot, KLM, Thomson Corporation, dan banyak lainnya. Berbagai majalah bisnis internasional pun berebut melekatkan julukan padanya. Fortune menyebutnya sebagai The Most Influential Consultant. Majalah Newsweek menulis tentangnya dalam artikel berjudul “Why do CEO’s Love Him?”. Bahkan, Businees Week memasukkannya sebagai 10 narasumber utama program in-house executive development bagi perusahaan besar kelas global.
Dr. Ram Charan, seorang konsultan bisnis wahid, dilahirkan 68 tahun yang lalu di Uttar Pradesh–negara bagian sebelah utara India. Penulis buku Leaders at All Level dan What the CEO Wants You to Know serta co-author buku laris Execution ini dikagumi oleh para pelaku dan pengamat bisnis karena kepraktisannya dalam memecahkan masalah-masalah mereka. Berbeda dengan kebanyakan konsultan yang mengkhotbahi dengan presentasi lengkap power point, Ram Charan dikenal karena metode “wise man”-nya dimana ia akan lebih banyak meluangkan waktu untuk berbincang-bincang dengan CEO dan para manajemen lini perusahaan. Ia akan merendam egonya, bertanya kepada mereka dan berusaha membawa para manajer ini sampai akhirnya menemukan “aha-moment” mereka sendiri.

Dalam bukunya Know How ini, Ram mengemukakan teori besar mengenai kepemimpinan, yaitu keahlian yang dimiliki oleh orang-orang yang mengetahui persis apa yang mereka lakukan.

Secara garis besar, kedelapan butir “know-how” adalah:

1. Positioning (dan bila perlu, repositioning) bisnis dengan fokus pada ide utama yang memenuhi unsur apa yang dibutuhkan oleh pelanggan dan apa yang menghasilkan uang.
2. Menyimpulkan dengan mengidentifikasi pola perubahan eksternal selangkah di depan dari orang lain.
3. Membentuk budaya kerja dengan cara menjadi pemimpin dalam sistem sosial perusahaan.
4. Memberi penilaian terhadap orang lain dengan cara mengenal keseluruhan dari dirinya atau kepribadiannya.
5. Membentuk orang-orang yang berenergi tinggi, berpengaruh dan berego besar menjadi sebuah tim kerja pemimpin dimana nilai mereka lebih tinggi dibandingkan jumlah keseluruhan mereka
6. Tahu akan arah bisnis yang ingin dituju dengan mengembangkan tujuan yang menyeimbangkan potensi bisnis dengan pencapaian nyatanya.
7. Menetapkan prioritas utama dan jelas sebagai road map dalam mencapai tujuan bisnis.
8. Menangani tekanan sosial yang timbul melampaui kegiatan ekonomi perusahaan dengan cara positif dan kreatif.

Buku ini dibagi menjadi 9 bagian utama. Bagian pertama mengulas inti pemimpin yang sukses, bagian kedua mengenai bagaimana melakukan positioning dan repositioning bisnis untuk menghasilkan uang, bagian ketiga dan keempat membahas untuk menyimpulkan dan mengidentifikasi dan menindaklanjuti pola perubahan eksternal yang bermunculan sambil membuat orang bekerjasama dengan mengelola sistem sosial bisnis kita.

Bagian kelima menceritakan cara pemimpin dibuat, kemudian membentuk tim pemimpin setelah itu menentukan dan menetapkan target yang telah dicapai dibahas di bagian keenam dan ketujuh. Dua bagian terakhir mengulas tuntas mengenai pentingnya menetapkan prioritas utama yang setajam laser serta bagaimana menangani kekuatan sosial yang beredar di luar pasar.

Pada halaman akhir masing-masing bagian, Ram memudahkan pembacanya dengan menyimpulkan inti dari masing-masing pembahasan. Salah satu bagian yang paling menarik adalah ketika Ram menulis surat untuk pemimpin masa depan serta merangkum butir-butir delapan Know-How dan karakter pribadi yang dapat membantu atau sebaliknya menghalangi Know-How, yang disajikan di bagian akhir buku ini. Ditulis dengan gaya yang lugas dan bahasa yang mudah untuk dimengerti pembacanya, buku ini sesuai untuk mereka yang sedang belajar menjadi pemimpin.

Pendek kata, “know-how” adalah missing link dalam kepemimpinan. Tidak diragukan lagi kecerdasan bahwa visi dan kemampuan berkomunikasi itu penting, namun ada sesuatu yang besar hilang di situ –apakah itu? Jawabnya, Know-How dalam menjalankan perusahaan, yakni kapasitas untuk menjalankan dalam arah yang benar, melakukan hal yang benar, mengambil keputusan yang benar, memberikan hasil dan meninggalkan orang-orang dan perusahaannya lebih baik dari kondisi sebelumnya. Ram Charan memberikan gambaran lengkap, dengan cara yang inovatif, para pemimpin yang sukses di abad ke-21 ini kepada kita semua. Ditunjukkan saling keterkaitan antara delapan butir know-how dalam berinteraksi dengan –dan memperkuat– karakter baik pribadi maupun psikologis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s