Arsip untuk ‘coretan lawas’ Kategori

rangkaian kata tentang..

cinta adalah suatu cipta dari hati yang mencoba berpikir nan maya
melukis arti hasilkan ribuan makna
hadirkan tangis tawa senyum sedih ciptakan satu
seketika cinta hanya teruntuk dilihat sejenak tanpa disentuh dan tak dimiliki
tapi ketika itu cinta cukup bisikkan damai
seketika pula cinta hadiahkan tangis sesaat melesap hilang terbang
tapi ketika itu cinta cukup runtuhkan perih
sebuah fenomena maha kreasi Tuhan
penuh [...]

Continue reading »

IBSN: sebuah tabir rahasia

alkisah di sebuah perjalanan, menemukan sebuah undangan pernikahan usang dimana di dalamnya tersimpan kata kata yang terjalin indah yang berharap akan menjadi suatu tujuan kelak.
sebuah jalinan kasih yang abadi sesungguhnya akan mengungkap sebuah tabir rahasia..
bahwa seorang wanita yang dicintai akan tidak seindah yang dibayangkan..
bukanlah semulia Khadijah.. setaqwa Aisyah.. setabah Halimah.. dan secantik Zubaedah..
namun dia akan [...]

Continue reading »

si manusia dungu

Seringkali merasa terperosok dalam kedunguan untuk selalu menoleh menatap kemarin dan berharap waktu akan bergulir mundur teratur dan semuanya kembali berulang. Namun semua hanyalah sebuah coretan coretan lama yang mustahil terlahir kembali.
Hari ini bukanlah sebuah akhir dimana matahari tak berani menyapa, namun hari ini adalah sebuah pencerahan untuk mencari sesuatu mengisi seantero ruangan jiwa yang [...]

Continue reading »

enam purnama

mungkin sudah hampir enam purnama dilintasi dirinya setelah dirinya ditinggalkan.. sakit lukanya yang tercipta belum juga sembuh dan rasa hampa masih saja terus menyapa.. kasihan.. sudah lama dirinya ditinggal pergi sendirian dan dirinya tetap tergulai lemah
hidupnya terus mencoba dilalui mencoba melukis hari-harinya untuk terus berjalan ke depan namun apa yang dilewati tak berarah jauh dari [...]

Continue reading »

[sekilas] cinta itu indah

sekilas memang cinta itu indah.. ketika tumbuh wanginya semerbak memenuhi ruangan hati.. namun terkadang durinya ciptakan perih nan amat sangat.. namun tetap hadirkan indah..
suatu ketika cinta itu pun mati.. ternyata cinta itu pun semu dan hanya meninggalkan sepi dan cerita masa lalu.. lalu setelah itu apa? masih adakah cinta indah yang tak mati.. abadi..

Continue reading »

laksana bintang jauh di langit

lebih baik cinta tak harus dimiliki jikalau hanya perih yang diraih..
lebih baik cinta cukup dilihat dari jauh jikalau cukup memberi damai..
laksana bintang jauh di langit.. indah dilihat sulit digapai..
namun cukup menghadirkan mimpi.. dan berharap..

Continue reading »

mencari matahari

hampir tiap malam terbelenggu sepi.. ketika hati rapuh diselimuti gelap.. muak penuh terlukis.. ingin rasanya rasa ini dimuntahkan seketika.. melupa akan pedih.. tinggalkan cerita perih.. seketika terdengar bisikan sejuk mencoba perlahan mengusir sepi.. memberi senyum kecil diri berharap ciptakan harapan menatap esok.. semoga bisikan terus menemani membunuh sepi.. habiskan gelap yang dilalui.. mencari matahari yang [...]

Continue reading »

divonis mati!

sudah sering dia terdiam sendiri di kamarnya yang sesak penuh asap bara rokok yang memenuhi langit.. tapi malam itu ada kisah tak biasa..
kali ini dirinya benar-benar sendiri.. dan hatinya pun telah kosong.. cahaya telah melesap gelap.. hanya rasa pedih menyisakan di kamarnya..
ketika tangis sudah terlalu lelah untuk mendampingi dirinya.. dia masih terus terdiam meratap sendiri.. [...]

Continue reading »

terangnya gelap

harapan yang baru lahir mulai terasa sesak..
sulit rasa ini tuk bernapas..
semakin lelah mencoba merangkak..
terdiam beku ditemani asap cerutu..
lampu itu pun kian redup terus ditelan terangnya gelap..
membaur di sunyinya malam..
harapan pun telah menjadi lilin..
mungil di samudera gelap penuh badai..
gelap.. terombang ambing..
dan harapan pun kembali tertidur.. lelap tanpa suara..

Continue reading »

imajiner

berharap ini hanya imajiner
kiasan yang tak pernah eksis..
namun ini adalah sebuah kemurnian realita..
keanehan yang tidak bisa ditepis..
kasat mata nan menusuk sangat..
ingin rasanya berjalan mundur.. dilema pun tersirat..
tanda tanya muncul tentang realita..
yang harus dipilih..
menoleh muka hanyalah sebuah pilihan.. melihat ke depan adalah harapan..

Continue reading »